DoLphin

DoLphin

Saturday, 6 July 2013

The Junas Monkey dikabarkan bubar





Akibat personilnya terlalu sibuk dalam berakting, band The Junas Monkey dikatakan bakal berbubar. Namun, kabar itu dibantahkan oleh ketiga personilnya, (Aditya, Ajun dan Stefan).
Ketika ditanya soal itu,salah seorang personil The Junas Monkey, Ajun atau nama sebenarnya, Ajun Perwira terus meluruskan hal tersebut.
“Tidak. Kami masih bersama. Cuma, kesibukan berakting menyebabkan kami jarang membuat persembahan di TV,” katanya dalam sinarharian, Malaysia
“Itu cuma gosip,” tambah Stefan William Umboh, 19 selaku vokalis.
Pembuktian itu semakin kuat apabila mereka sedang tampil mempromosikan lagu single mereka di acara-acara music.
Karna terlalu sibuk dengan jadwal shooting yang padat, mereka terpaksa menangguhkan promosi lagu single mereka sebelum ini.
“Sepatutnya kami datang sini Disember lalu, tetapi sebab sibuk dengan berlakon, kami tangguh dulu,” kata Aditya Suryo Saputro, 25.
Dalam pada itu, berbekalkan bakat dan rupa, ketiga-tiga personil The Junas Monkey ini menjadi rebutan produksi di Indonesia.
Tidak heran jika wajah mereka sering menghiasi layar kaca TV untuk beberapa sinetron dan film di Indonesia
Malah film Stefan, Air Terjun Pengantin Phuket sudah ditayangkan di bioskop - bioskop.
Ketika ditanya soal penglibatan mereka dalam lakonan, nyanyian dan peragaan berkaitan dengan meraih populariti, mereka menjawab dengan bersahaja.
“Minat, populariti, cari duit. Semuanya..Masa muda-muda ini, harus kerja keras,” kata Ajun mewakili kumpulannya.
Apabila dibangkitkan isu bersandar pada rupa berbanding bakat, The Junas Monkey akui hal tersebut sering diperkatakan.
“Memang banyak orang kata seperti itu, tetapi sebenarnya kami ada bakat sendiri,” kata Stefan.
Nama band The Junas Monkey diambil dari nama personilnya masing-masing yaitu Jun (Ajun), A (Aditya) dan S (Stefan).
Sedangkan ‘monkey’ pula berikutan minat mereka bertiga terhadap monyet yang disifatkan menghiburkan, bertenaga, menarik juga sebagai simbol kepada band ini ketika membuat persembahan di atas pentas.
Apabila ditanya kesesuaian nama itu digunakan untuk sepuluh tahun lagi, mereka yakin untuk terus menggunakan nama itu sampai bila-bila tanpa diubah-ubah. 
“Harus sesuai.. Jika sesuai, artinya kami tetap bersama.. walaupun sudah bukan remaja, tak apa..yang penting kami bersama,” katanya.

The Junas Monkey Mau Duet dengan Siti dan Hafis


BARU dua tahun berkiprah, band The Junas Monkey sudah melebarkan sayap ke Negara Malaysia. The Junas Monkey digawangi tiga orang anak muda berasal dari Indonesia, Ajun Perwira (pemain gitar), Aditya Saputro (pemain drum) dan Stefan William (vokalis).
Terbaru, band dari Indonesia ini melancarkan single mereka berjudul Jadian dan Ikut Aku. Namun, lagu-lagu tersebut sudah lama dikeluarkan di Indonesia. Sehubungan itu, The Junas Monkey bakal mengeluarkan album pertama mereka pada pertengahan tahun ini.
Meskipun pertama kali menjejakkan kaki ke Malaysia, ternyata The Junas Monkey menyimpan hasrat untuk berkolaborasi dengan penyanyi Hafiz dan Datuk Siti Nurhaliza.
“Kolaborasi itu pasti mahu... Siti Nurhaliza... kami minat Hafiz juga,” katanya kepada Sinar Harian Online.
Menyentuh perancangan tahun 2013 ini, The Junas Monkey berencana untuk kembali ke Malaysia.
“Untuk 2013, kami mahu kembali ke Malaysia lagi,” katanya.
Berhubung penglibatan pelakon Indonesia, Randy Pangalila ke dalam industri Malaysia tahun lalu,  membuat The Junas Monkey berniat untuk mengembangkan bakat lakonan mereka di Malaysia.
Ajun, 24 turut berakting dalam drama Nada Cinta yang dibintangi Randy Pangalila sebagai Marvin.
“Bagus, bangga, dia berkolaborasi dengan artis Malaysia. Dia pelakon Nada Cinta juga, kalau Randy boleh, mungkin satu hari nanti, The Junas Monkey juga boleh mengembangkan bakat di sini kerana pada asasnya, kami berlakon juga,” kata Ajun yang bercita-cita untuk menjadi akauntan bank.
Meskipun berlainan latar belakang, namun mereka dikatakan memiliki hobi yang sama terutama dalam bermusik.
“Sebelum menjadi The Junas Monkey, kami tidak kenal satu sama lain... untuk adaptasi sebagai satu kumpulan, tidak ada masalah kerana kami mempunyai minat yang sama.
“Kami sama-sama suka bola keranjang, bola sepak dan biliard. Kami juga suka ‘jamming’ dan mempunyai penilaian yang sama terhadap wanita,” katanya sambil ketawa kecil. 
Aditya yang masih belajar dalam bidang ekonomi berhasrat untuk menjadi pengusaha sedangkan Stefan yang berdarah Amerika Syarikat kini baru berusia 19 tahun itu bercita-cita untuk menjadi juruterbang. 

Stefan William Terharu Punya Banyak Fans

Awalnya, aktor Stefan William dianggap memanfaatkan popularitasnya yang berkibar di sinetron lantaran memutuskan untuk terjun di dunia musik. Tapi, lama kelamaan anggapan itu berubah.

Bersama grup band-nya, The Junas Monkey, Stefan justru semakin populer karena aksinya di atas panggung. Tak heran kalau dia banyak mendapat sambutan yang cukup meriah dari penggemarnya di kala manggung.

Seperti yang terjadi saat Stefan tampil di program music atau pun di sebuah acara MnG, selalu banyak fans (Stefanatic dan Jumonk) yang terus menerus mengerumuninya.

"Aku enggak nyangka kalau perhatian fans-fans aku sangat besar, mereka selalu ada dimana pun aku tampil," bilang cowok bertinggi 180 cm ini.

Dalam setiap kesempatan, Stefan tak pernah sekalipun cuek kepada fansnya. Apalagi yang datang secara khusus untuk mendukung karier bermusiknya. 

"Biar bagaimana pun, aku ngeband juga karena fans. Aku bisa seperti ini, sebagai aktor dan anak band juga karena fans, jadi aku enggak akan mungkin mengecewakan mereka," tutupnya

Monday, 17 June 2013

Personil The Junas Monkey


ADITYA SURYO SAPUTRO

FUN FACT
- Paling alim dan paling nurut dibanding Ajun dan Stefan
- Selalu on time
- Kalo stres sama kerjaan, langsung curhat sama mamanya
- Suka sama Agnes Monica
- Suka koleksi sneakers dan addicted sama merk NIK

FAKTA LAIN
- Aktor muda yang berbakat ini telah mencicipi diberbagai rumah produksi, Rapi film, Sinemart, MD Entertainment, dan Soraya Intercine Films.
- Model iklan Pucelle dan IM3
- Sinetron: Cerita SMA sebagai Gepeng, Inayah sebagai Repi, dan Kupinang Kau Dengan Bismillah sebagai Rajasa. Aku Suka Dia sebagai Chiko dan Heart Series 2 sebagai Bevan.

ADIT ITU ..
Stefan : "Wah, kalau adit sih suka jaim, padahal sih sama aja bocornya kayak aku sama Ajun..Haha.. Tapi kalau soal on time, dia emang rajanya sih..Hehe"

Ajun : "Dewasa tapi kayak anak-anak. Maksudnya umurnya dewasa, tapi mukanya kayak anak-anak.. Haha.. Adit itu lebih dewasa diantara aku sama Stefan, dia lebih ganteng dan lebih BEHAVE. Cuma ya kadang-kadang suka gampang emosi"


STEFAN WILLIAM UMBOH

FUN FACT
- Dibanding Ajun dan Adit, Stefan paling sering telat
- Usil banget
- Paling jijik kalo liat ular
- Pernah menang turnamen game CS
- Paling gampang ketiduran dimana pun kapanpun.

STEFAN ITU..
Adit : "Paling usil dan paling nggak bisa diem. Bocor banget deh tuh anak. Kalo baru kenal emang pendiem banget, tapi kalo udah kenal waah ketahuan deh semua belangnya.."

Ajun : "Addicted banget sama games, tapi seiring dengan bertambah usia, dia jadi addicted sama cewek..Hahaha.. Ngga deng becanda. Terus dia juga gampang banget ngantuk dan gampang banget tidur.."


AJUN PERWIRA

 FUN FACT
- Hampir sama usilnya kayak Stefan
- Suka joget-joget sendiri
- Makanan favorit nya bebek sambel ijo
- Ngefans berat sama dewa budjana
- Suka bikin plesetan lirik lagu

FAKTA LAIN
- Masih keturunan kerajaan karang dan masih mengalir darah raja karang atau termasuk pangeran karang
- Lulus kuliah tahun 2010 alumni fakultas ekonomi udayana denpasar bali, karena dapat cumlaude jadi selesai kuliah lebih cepat..

AJUN ITU..
Stefan : "Pinter banget plesetin lirik. Tapi sayangnya, liriknya malah jadi nggak karuan dan nggak pantas untuk dicontohin.. Hahaha.. Dia konyol banget, suka bikin ketawa. Ajun juga teman usil yang baik..Hehehe.."

Adit : "Supel, gampang banget dekat sama orang. Apalagi sama cewek..Haha.. Tapi ya, penyakit usil dan susah dibanguninnya sama banget kayak Stefan. Jadi kalo Ajun sudah ketemu Stefan, usilnya bisa bikin orang gondok..Hehe"

Wednesday, 12 June 2013

Ajun Perwira Syukuri Tawaran Main Film



Sosok Ajun Perwira mulai dikenal saat membintangi film Poconggg juga pocong yang tayang November 2011. Sukses film arahan Chiska Doppert itu ternyata membawa berkah bagi cowok yang dilahirkan di Denpasar. Setelah selesai dengan PJP, Ajun langsung mendapat tawaran lagi untuk menjadi Pocong. Kali ini bermain dalam film Pocong Kesetanan. Mengawali karirnya sebagai pemain sinetron Nada Cinta, Ajun mendapat kesempatan main layar lebar dalam film Dibawah Lindungan Ka’bah. Walau hanya mendapat peran kecil, Ajun tetap bersyukur bisa terlibat di film itu. "Terus My Last Love. Jadi disyukuri saja deh, kebanjiran tawaran main film," jelas Ajun.

Sadar dirinya masih hijau di dunia layar lebar, Ajun berusaha membuat yang terbaik untuk dunia barunya itu. Walau kini sudah mulai dikenal, pemilik nama lengkap Anak Agung Bagus Perwira Karang ini berharap bisa terus berkarya dan maju. "Saya down to earth saja lah, karena masih baru, masih pemula. Jadi santai saja dulu. Yang penting maju terus dan harus ada perkembangan," harapnya.

Pencapaiannya sekarang tidak lepas dari keberaniannya meninggalkan Denpasar dan kembali ke Jakarta untuk berkarir di dunia hiburan. Beberapa kali menjadi model di berbagai acara di Bali ternyata belum memuaskannya. "Tahun 2010 saya tamat dari Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Saat itu bingung mau kerja kantoran atau dunia hiburan. Awal tahun 2011 saya putuskan untuk hijrah ke Jakarta, dan ada seorang manajer yang menawarkan bergabung," kenang Ajun.

Kini, setelah bermain dalam empat judul film hanya dalam waktu satu tahun, Ajun semakin yakin dengan jalan yang dipilihnya. Bahkan ia berharap bisa mengembangkan bakat lain yang dimilikinya. 

"Dulu masih kurang yakin untuk serius di dunia hiburan, tapi sekarang sudah yakin. Nanti ketika sudah punya nama, saya ingin mengembangikan bakat saya selain akting, karena saya kan juga main band, saya juga bisa nge-DJ, saya juga ingin jadi presenter, dan saya ingin banget jadi presenter bola," ungkap Ajun.

Ajun Perwira Rahasiakan identitas Pujaan Hati


Bintang sinetron, Ajun Perwira, ogah mengumbar kepada publik jikalau ia sampai terlibat cinta lokasi (cinlok) dengan lawan mainnya.

Ajun mengatakan ia sebenarnya berusaha profesional untuk mengantisipasi cinlok. Menurutnya ia bersikap biasa, diluar akting saat proses syuting. Namun begitu, ia tak menutup kemungkinan terlibat cinlok saat syuting.

"Suka sama pemain sinetron sih pernah. Cuma ya enggak dikasih tahu. Cukup aku sama dia aja yang tahu, behind the scenes aja," kata Ajun.

Ajun menuturkan cinlok bisa terjadi jika saat ngobrol sama-sama nyambung, sehingga bisa terjadi chemistry.

"Biasanya susah ngilanginnya kalau ada chemistry. Sama-sama suka, mungkin karena ngomong nyambung," kata pemeran Reza dalam sinetron Kinara ini.