DoLphin

DoLphin

Monday, 5 November 2012

awal Karir, Film, Sinetron, FTV Stefan William



KARIR

Selepas lulus SD, Stefan William beserta keluarganya yang sebelumnya menetap di Indonesia memutuskan untuk kembali pulang ke Indonesia. Ia kemudian pindah ke Manado dan melanjutkan masa SMP-nya di sana. Saat ia akan melanjutkan ke SMA, ia pun bermukim di Jakarta. Di sinilah karirnya sebagai pemain sinetron, film, dan FTV dimulai.

Stefan memulai karirnya di dunia hiburan dengan menjadi model. Didukung wajah tampan blasteran, tentu banyak tawaran yang menghampirinya. Ia pun akhirnya terpilih untuk bermain di film BESTFRIEND? tahun 2008. Kemudian ia kembali mendapatkan tawaran untuk bermain di film PUTIH ABU -ABU DAN SEPATU KETS (2009). Di film ini dipasangkan dengan artis Arumi Bachsin. Ternyata film ini mendapat sambutan yang luar biasa. Sejak saat itu nama Stefan meroket.

Di tahun 2010, ia mulai menerima tawaran bermain sinetron. Sinetron pertamanya adalah ARTI SAHABAT yang semakin melambungkan namanya. Sinetron ini kemudian disusul dengan sinetron GOL - GOL FATIMAH, AKU SUKA DIA, dan CALON IBU UNTUK ANAKKU. beberapa FTV pun ia lakoni.. hingga mendapatkan sederetan prestasi ia raih.

FILMOGRAFI

FILM

SINETRON

FTV
  • Jangan lari kusir ku kejar.. with kimberly rider (SCTV)
  • Kerak telor cinta nurlela.. with angelica simp (RCTI) 
  • Something about maemunah.. with dinda kirana & ica anisa (SCTV)
  • Cintakan membawamu narik angkot... with vanesa angel (SCTV)
  • Papah Rock n Roll ... with Rina Diana (RCTI)
  • Ayahku.. with Nasya Marcella & Shela Marcia (TVM RCTI)

PRESTASI
  • Aktor Pemeran Utama Terfavorit Gaulteenment Award (2010)
  • Aktor Drama Remaja Terfavorit Berpasangan dengan Yuki Kato
  • Aktor Tweet Terfavorit ABI (2010)
  • Juara 1 Aktor Terfavorit Gaulteenment Award (2011) diikuti Rizky Alatas
  • Aktor Utama Ngetop SCTV Awards (2011)
  • Jawara model axis Remaja 2009
  • Pendatang baru dan pasangan terbaru terfavorite
  • Menjadi top pangeran idol 2010 dan 2011
  • Jawara modeling 2007 pria bersama Cut Meyriska
  • juara 1 ajang world Championship CSO 2013

Ulasan tentang Stefan William


Seiring dengan kesuksesan sinetron Arti Sahabat, nama Stefan William Umboh (19) pun semakin dikenal. Kini, ia pun sering disebut-sebut sebagai Justin Bieber -nya Indonesia.

Bagaimana awalnya terjun ke dunia sinetron?  
Stefan : Awalnya, sih, aku ikut casting  di Bentuk Manajemen dan aku dapat juara ke-1. Setelah itu, aku bergabung di MD Entertainment, dan mulai dikontrak untuk syuting pertamaku, film layar lebar, Best Friend . Selanjutnya aku terlibat dalam beberapa sinetron lepas FTV, film layar lebar Putih Abu-abu dan Sepatu Kets,  keranda kuntilanak dan BILA. sekarang sedang sibuk shooting dan ngeband.

Kenapa tertarik dengan akting?
Stefan : Aku memang ingin mencoba akting dan main sinetron, enggak ada pengaruh dari siapa-siapa. Karena menurut aku, kalau orang lain bisa, pasti aku juga bisa. Jadi, aku ingin coba saja. Bukan karena ingin terkenal atau apa, sama sekali enggak kepikiran.

Bagaimana dukungan orang tua?
Stefan : Papa dan Mama aku, kan, sekarang tinggal di Australia bersama adik perempuanku. Pada dasarnya, mereka mendukung saja. Dari awal aku ikut casting  sampai sekarang syuting sinetron. Yang penting aku jalani dengan benar dan fokus, supaya hasilnya bisa maksimal.
Orang tua Stefan (Clinton Avery dan Ellen Thelma Umboh) tinggal dan bekerja di Australia. Stefan pun dititipkan sementara di manajemen tempat ia bernaung, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta. Stefan yang lahir di California, US, 11 Agustus 1993 baru menetap di Indonesia sejak lulus SD. Ia pun meneruskan SMP dan SMU di dua kota berbeda, Jakarta dan Manado. Awalnya ia kesulitan berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia, namun lambat laun ia terbiasa dan lancar menggunakannya dalam keseharian. Tahun depan ia berniat meneruskan pendidikan ke jenjang Universitas, dengan jurusan IT Computer sebagai pilihannya.

Sebagai pendatang baru di dunia hiburan, susah beradaptasi, enggak?
Stefan : Dari awal aku ikut casting  sebenarnya malu banget, karena sebenarnya aku pendiam. Malah, di film pertama-ku Best Friend,  aku gugup banget, karena baru pertama kali ikut shooting, jadi agak kesulitan. Tapi lama-lama, ya, mulai terbiasa dan sebelum mulai shooting, kan, kita selama sebulan reading  bareng-bareng. Kalau di Arti Sahabat , awalnya aku rada sulit mencari karakter Yudha, tapi lama-lama dapat juga. Aku terus beradaptasi dan harus banyak ngobrol, banyak tanya dan belajar sama sutradara, diajari akting yang benar, juga learning by doing  di lokasi.

Setelah tenar seperti sekarang, apa yang berubah?
Stefan : Rasanya beda banget. Biasanya aku sehari-hari jalan, main game , kumpul sama teman-teman. Tapi sekarang sudah enggak bisa. Kalaupun lagi break  syuting, aku sempatkan sebisanya. Ya, kalau perasaan capek pasti ada, tapi karena aku sudah memilih masuk dunia entertainment , jadi aku harus tanggung jawab juga.

Tertarik mencoba bidang baru di luar akting?
Stefan : Iya. Penginnya, sih, aku bikin band dan ingin juga ngeluarin album, tapi masih lama rencananya. Karena band favorit aku Creed , maka nanti jenis musiknya enggak jauh-jauh dari lagu-lagu mereka. Di luar aktifitas pekerjaan, aku suka banget main basket dan game online . Paling senang main Counter Strike  dan Dota . Aku sendiri termasuk yang ketagihan game  juga, sih, soalnya sering diajak teman-teman, kadang sampai lupa waktu. Tapi sekarang, kan, ada syuting. Jadi kalau jadwal syutingnya sore, aku mainnya pagi saja. Kalau ada waktu luang, biasanya jalan-jalan ke mal, terus nonton film. Sebenarnya aku suka banyak jenis film seperti komedi, action , sampai horor juga suka. Tapi film favorit-ku, sih, yang tentang dance  gitu, kayak You’ve Got Served, Step Up , itu aku suka.

Memang suka dance  juga, ya?
Stefan : Iya, aku sudah suka nge-dance  dari SMP. Rencana, sih, mau ikutan kursus break dance  atau hiphop dance  kalau keburu dan ada waktunya. Karena memang minat, sih, belajar koreografi dance  gitu. Soalnya selama ini gerakannya masih asal semua. Paling sedikit-dikit ngikutin lagu saja.

Lebih pilih mana antara akting, nyanyi, dan nge- dance ?
Stefan : Tiga-tiganya aku suka semua. Tapi, kalau disuruh memilih, ya, karena awalnya ikutan akting, jadi itu yang paling aku suka. Ingin juga coba peran yang menantang, misalnya jadi orang pendiam tapi ternyata psycho , kayaknya seru.

Risih enggak dicap sebagai Justin Bieber-nya Indonesia?
Stefan : Ha ha ha. Kalau menurut aku, sih, enggak ada mirip-miripnya. Bagaimana ya? Itu terserah mereka saja. Kalau kesal karena dimirip-miripin, sih , enggak pernah. Tapi, ya, menurut aku biasa saja, karena enggak ada mirip-miripnya juga. Aku ya aku. Gimana ya, aku juga enggak tahu. Kalau aku, kan, pasti beda jauh sama dia.

Anda sendiri mengidolakan Justin Bieber?
Enggak sama sekali.

Di Facebook , fans Anda sampai ribuan orang. Apa benar itu akun resmi?
Stefan : Aku sendiri juga kurang tahu, karena setahu aku, sih, manajemen aku yang bikin, buat fans yang di Facebook  atau sejenisnya, tapi aku enggak terlibat dan enggak pernah utak-atik.

Sisi Pribadi Stefan William




Hujan deras yang mengguyur lokasi syuting di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, enggak mengendurkan niat untuk bertemu Stefan William. Mungkin karena udara sedikit dingin, sesampai di lokasi, Stefan sedang tidur. Untunglah, enggak berapa lama kemudian, dia terbangun. Sebelum kembali syuting sinetron terbarunya Gol-Gol Fatimah, cowok keren ini pun memenuhi janjinya untuk diwawancara dan berbagi cerita. Selain tentang sinetron terbarunya, juga hubungannya dengan Yuki Kato, sampai ciuman pertamanya!
Dalam soal akting, cowok yang baru berusia 19 tahun ini mengaku siap menerima peran apa pun, apalagi jika peran tersebut memberikan tantangan. Itulah sebabnya Stefan ‘nekad’ menerima tantangan sulit menjadi anak Betawi dalam Gol-Gol Fatimah. “Di sini aku mesti ngomong pakai bahasa Betawi. Aduh ampun, susahnya! Udah aku coba beberapa episode,  tapi gagal melulu. Padahal, sumpah, aku udah belajar dari kru dan yang lainnya. Awalnya, tetap aja enggak bisa. Ya, mesti belajar terus. Untung sutradaranya ngertiin aku, hehehe,” cerita Stefan.
Meski gagal, tapi Stefan enggak kapok untuk mendapat peran sejenis ataupun peran lainnya yang lebih menantang. Baginya, dalam berakting, semua peran harus bisa dimainkan. Makanya, dia juga enggak mau pilih-pilih peran yang datang padanya. “Apapun peran yang nanti ditawarkan ke aku, ya aku coba mainkan. Mudah-mudahan peranku nanti bisa diterima masyarakat dan enggak ada complain,” tawanya

Ciuman Berdarah
Kalau tadi ngomongin akting, sekarang coba kita intip sisi-sisi pribadi cowok ini. Ssst, tahu enggak, StefanWilliam ternyata mulai ciuman saat dia masih duduk di sekolah dasar, tepatnya waktu kelas satu! Waktu itu, dia masih tinggal di Amerika. Kebetulan banget di sana ada tradisi dua keluarga berkumpul, dan anak-anaknya disuruh melakukan ciuman bibir.
“Aku lupa nama event-nya. Yang jelas itu dilakukan pada bulan Desember. Tapi bukan pas Natal. Di sana memang ada tradisi seperti itu, anak-anaknya disuruh ciuman bibir,” kenang Stefan malu-malu. Dan ciuman itu pun berakhir dengan airmata. Karena keduanya saling menggigit bibir lawan, sehingga keluar darah. “Waktu itu, dia (cewek itu) menggigit bibir aku. Ya udah,  aku bales lagi. Setelah itu, karena sama-sama kesakitan bibirnya, kita nangis. Paling keras nangisnya sih dia, hahaha!” Stefan terbahak-bahak.
Sekarang gimana? Hmmm, anak pertama dari dua bersaudara ini mengaku sampai sekarang enggak punya hubungan spesial dengan cewek itu,  meskipun tetap menjalin komunikasi. Stefan merasa benih-benih cinta muncul saat dia duduk di bangku kelas 6 SD. Sayangnya, itu enggak berlangsung lama. Karena, selepas SD, dia harus menyelesaikan sekolahnya di Indonesia.

Doyan Kebut-Kebutan
Saat berakting di atas motor, tampak adrenalin cowok berambut pirang ini begitu terpacu. Tapi tahu enggak sih kalau ternyata Stefan enggak terlalu suka mengendarai motor seperti cowok-cowok lainnya. Penyebabnya karena dia pernah jatuh saat pertama kali bisa bawa motor. Dia harus istirahat selama dua bulan lantaran setengah dari badannya enggak bisa digerakkan! Meski enggak kapok, dia juga enggak mau coba-coba lagi kebut-kebutan dengan motor. Kalau dengan mobil, kadang Stefan masih melakukannya. Itu pun di jalan tol. “Di jalan tol kan sepi. Kalau tiba-tiba ada yang ngebut ngelewatin mobil aku, sepertinya aku jadi panas. Pasti aku balap, meski ada cewek duduk di sebelahku!” cerita Stefan enggak menutupi kebiasaannya. Tapi, kalau untuk ikutan track-trackan atau geng motor, cowok penyuka wangi Bvlgari Men ini bilang enggak kepikiran. “Masih sayang nyawa. Di jalan tol aja itu dulu, kalau sekarang udah enggak lagi, kok,” jelasnya.

Asyik dengan Yuki Kato
Dalam sinetron Arti Sahabat, Stefan dipasangin dengan lawan mainnya Yuki Kato. Rupanya kedekatan mereka berdua bukan sebatas di sinetron saja, tapi berlanjut dalam keseharian. “Memang kita juga suka jalan bareng kalau lagi break. Tapi enggak pernah jalan berdua. Biasanya rame-rame, sama teman-teman lainnya. Belum pernah kita jalan berdua,” kata Stefan dengan senyum penuh arti.
Stefan bilang Yuki Kato itu menyenangkan, seru. Asyik berteman dengan dia. Tapi, soal pacar, cowok kelahiran California ini sepertinya sudah punya gandengan lain. Ketika didesak siapa ceweknya, dia enggan menjawab. Mukanya memerah dan malu-malu. Stefan hanya ngasih bocoran bahwa tipe cewek idealnya adalah cewek yang asyik diajak ngobrol dan bercanda!

Sunday, 4 November 2012

Stefan William VS Justin Bieber



Stefan William yang pertama kali muncul langsung saja dijuluki sebagai Justin Bieber Indonesia, wajah indonya Stefan seakan mendukungnya, terlebih saat tampil dalam sinetron Arti Sahabat dan didalamnya Stefan William yang akrab dipanggil kak Epam ini pernah dibuat video klip lipsing Justin Bieber dengan lagu "Baby" semakin lekat saja julukan tersebut pada remaja indo 19 tahun yang lalu ini.
Wajah bule yang dimiliki StefanWilliam dan kesuksesan memerankan Pangeran Kodok dalam sinetron Arti Sahabat, membuatnya disama-samakan dengan penyanyi remaja berskala internasional, Justin Bieber.
Tidak hanya sedikit yang berpendapat demikian, keluarga Stefan pun mengakui adanya kemiripan antara dirinya dan Justin Bieber itu. Menyikapi hal tersebut, Stefan mengaku kaget pada awalnya. Sebab ia merasa tidak ada kemiripian yang begitu terlihat dalam dirinya dan Justin.
“Masa sih mirip? Nggak ah, Menurut aku sih nggak mirip, tapi kalau banyak orang yang bilang gitu ya biarin sajalah” ujarnya meyakinkan pertanyaan wartawan saat dikonfirmasi hal tersebut beberapa waktu lalu disalah satu mall Jakarta. Saat mengetahui banyak orang yang berpendapat serupa, pada awalnya ia merasa sedikit terganggu dan risih mendapat julukan Justin Bieber versi Indonesia.
Apalagi, banyak orang yang mengatakan hal tersebut secara langsung kepadanya. “Awalnya sih nggak suka dimirip-miripin sama dia, tapi lama-kelamaan jadi cuek dan nggak mau ambil pusing,” jelas Stefan.
Steven William Umboh Kurang Pede Dikatakan Mirip Justin Bieber — Menjadi sebuah berkah dan kebahagiaan yang luar biasa bila wajah yang kita miliki mirip dengan seorang artis ternama, begitu juga yang dialami oleh Stefan William Umboh.
Remaja kelahiran California, Los Angeles, Amerika Serikat, 11 Agustus 1993 ini banyak dibilang memiliki wajah mirip sekali dengan Justin Bieber seorang penyanyi remaja asal Kanada.
“Ya bersyukur aja kalau dibilang mirip Justin Bieber. Sebenarnya aku nggak suka ya dikatakan mirip, aku ya aku-Justin ya Justin, tapi ya bagaimana lagi, biarlah toh juga tidak merugikan aku,” ucap pemeran Yudha di sinetron “Arti Sahabat” itu dengan santai.
Sebagai artis remaja yang kemiripan wajah dengan penyanyi Justin Bieber ternyata tidak membuat Steven mengandalkan kemiripannya itu untuk kemulusan karirnya di dunia akting.
Ada sisi yang menguntungkan juga tapi walau bagaimanapun juga kurang nyaman kalau dibilang hanya gara-gara kemiripan jadi menghalalkan segala cara. Semua kan dilihat prestasinya, orang sekeren apa tapi aktingnya jelek kan nggak ada gunanya juga,” kata remaja berdarah Amerika-Manado itu saat dijumpai di Mal Jakarta.
Walau kemiripan wajahnya sering diperbincangkan orang namun Steven nyatanya masih meragukan kemiripan wajahnya tersebut dengan Justin Bieber. “Orang-orang dan keluarga pada bilang aku mirip tapi aku sih ngerasa nggak mirip Justin Bieber ya,” jawabnya kalem.